Bungsu dari pasangan Mahidin dan Rinut ini gemar melakukan kegiatan bimbingan belajar untuk masyarakat terpencil, berusaha memberikan pemahaman kepada pemuda untuk bersikap positif di tengah-tengah hidup bermasyarakat dengan berorganisasi serta selalu menekankan pentingnya pendidikan dalam kehidupan.

Selama menempuh studi, Oki juga pernah tercatat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UMB. Dengan organisasinya ini, Oki kerap merangkul sesama mahasiswa untuk melakukan berbagai kegiatan yang positif dan konstruktif.

Ketua Bujang Gadis Bengkulu Selatan dan Ketua Komunitas Masat Lepai ini memiliki itikad untuk melestarikan adat dan kebudayaan Serawai. Berbagai kegiatan telah ia inisiasi agar adat dan kebudayaan tersebut tak luntur seiring perkembangan zaman.

Sebagai Ketua Ekonomi Kewirausahan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Oki juga senantiasa memotivasi para pemuda dan pemudi untuk berani membangun perekonomian secara mandiri dengan terus mengembangkan ekonomi kreatif.

Sadar bahwa Pemerintah tak bisa bekerja sendiri dalam membangun, Oki juga sering berdisuksi dan mengajak tokoh masyarakat, petani, nelayan, pemuda dan berbagai organisasi untuk bersama-sama memberikan sumbangsih untuk suksesnya pembangunan di Bengkulu.

Wakil Ketua Generasi Muda Peduli Rakyat (Gempur) ini menilai bahwa persoalan demi persoalan yang ada tidak akan selesai dengan debat dan kritik. Bagi dia, pemuda harus berpolitik untuk mendorong agar kekuasaan berpihak kepada mereka yang lemah.

Menurut Oki, pemuda selalu memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia. Saat ini, kata dia, keadaan bangsa kembali memanggil para pemuda untuk mengambil peran dalam membangun bangsa ini.

Sosok Ketua DPM UMB ini juga sudah melalang buana dalma mencari ilmu, bahakan beliau juga pernah melakukan pertemuan bersam aktivis luar negeri diantaranya Malaysia, Singapura, thailand dan sudah 24 provinsi di Indonesia yang ia keliling sungguh sosok pemuda yang aktif dan luar biasa.